Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Oktober 2011

ANTV Beberkan Kronologi Kisruh Hak Siar Liga Indonesia

Jakarta - Kisruh hak siar Liga Indonesia memanas dalam beberapa hari terakhir. Sebagai pemegang hak siar, stasiun televisi ANTV pun membeberkan kronologi masalah ini.

Sampai saat ini, ANTV masih memegang hak siar Liga Indonesia, setidaknya hingga enam musim ke depan. Tapi, gelagat PSSI yang akan mengoper hak siar ke MNC Group membuat stasiun televisi milik keluarga Bakrie itu bereaksi.

Dalam jumpa pers di Lagunas Resto, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10/2011), Wakil Direktur Sport ANTV Reva Dedi Utama menjelaskan kronologi masalah hak siar yang melibatkan mereka dan PSSI.

"Ini semua diawali berpindahnya kepengurusan PSSI dari Bapak Nurdin Halid ke Bapak Djohar Arifin. Dengan adanya suksesi kepengurusan, sebenarnya wajar saja kalau pengurus baru ingin me-review kontrak. Setiap kontrak memang pantas ditinjau ulang dengan berbagai pertimbangan, apalagi kini jumlah pertandingan makin banyak," terang Dedi.

"Kami kemudian melakukan pendekatan ke PSSI. Saya sendiri bertemu Pak Djohar dan Pak Farid, sedangkan direktur saya bertemu (sekjen PSSI) Pak Tri Goestoro. Semuanya bilang 'kita akan lihat nanti'," tambahnya.

"Tapi, kemudian berkembang isu PSSI akan melakukan bidding ulang. Dari sini kemudian terjadi polemik."

"Pada tanggal 12 September, kami mengirim surat ke PSSI dan meminta audiensi untuk membicarakan masalah posisi ANTV sebagai TV partner dan pemegang rights Liga Indonesia. Tidak ada jawaban."

"Kemudian kami kirim surat lagi tanggal 22 September untuk minta audiensi lagi. Tidak ditanggapi juga."

"Kalau di koran ada polemik PSSI akan melakukan bidding ulang, kami cuma diam. Bagi kami, tidak ada bidding karena TV rights ini sudah jadi milik kami."

"Tanggal 4 Oktober kemarin, kami dipanggil PSSI. Kepada kami disampaikan bahwa ada satu grup TV yang sudah memberi penawaran sekian. Nah, ANTV diberi penawaran, berani nggak me-review kontrak."

"Kami siap melakukan review kontrak untuk menyesuaikan harga. Tapi, kami tidak mau dianggap bidding. Bagi kami, kamilah pemegang rights-nya. Jadi, ini bukan bidding."

"Untuk membuat penawaran tersebut, kami meminta PSSI untuk mengirim jadwal pertandingan. Dari jadwal itulah, kami bisa menghitung harga dari pertandingan-pertandingan tersebut. Artinya, dari jadwal itulah kami bisa menghitung berapa yang bisa siaran langsung, berapa yang siaran tunda, ke mana daerahnya."

"Jadwal baru dikirim oleh PSSI pada tanggal 7 Oktober jam 6 sore. Setelah kami pelajari, jadwalnya tidak benar. Ada 552 pertandingan dalam waktu tujuh bulan. Bagi kami, jadwal ini tak mungkin dipakai untuk menghitung penawaran."

"Kemudian kami mengirim surat ke PSSI pada tanggal 11 Oktober yang menyatakan jadwalnya tidak benar sehingga kami tidak bisa memberi penawaran. Kami minta diberi jadwal yang benar. Tapi, sampai hari ini jadwal itu tak diberikan."

"Tahu-tahu, PSSI menganggap ANTV tidak memberi respons positif. Ini tidak benar. Kami memberi respons positif. Kami tak bisa memberi penawaran karena jadwalnya tak tertata dengan baik. Oleh karena itu, saya heran kalau ada TV yang bisa memberi penawaran. Saya tidak yakin."

Sampai saat ini pihak PSSI belum memberikan statemen terkait polemik hak siar ini. Ketika detikSport mencoba mengonfirmasi kepada Sekjen PSSI, Tri Goestoro, ia menyarankan untuk bertanya kepada Komite Eksekutif. Namun, tidak ada satu pun yang bisa dihubungi.

Kick-off Liga Indonesia musim baru sendiri dijadwalkan bakal bergulir tiga hari lagi, yakni pada 15 Oktober mendatang.

sumber : detiksport.com

Vettel Ditantang Jadi Juara dengan Mobil Pelan

Jakarta - Keberhasilan Sebastian Vettel menjadi juara dunia untuk kali kedua terprediksi karena dia didukung mobil cepat. Seberapa hebat sebenarnya Vettel akan teruji jika dia driver Jerman itu mengendari mobil yang pelan.

Vettel akhir pekan lalu merengkuh titel juara dunianya untuk kali kedua secara beruntun. Meski cuma finis di posisi tiga GP Jepang, raihan 324 poin yang dimiliki Vettel tak mungkin dikejar Jenson Button yang terpaut 114 angka di belakangnya dengan ada empat balapan sisa.

Soal keberhasilan Vettel mempertahankan titel juara dunia, tim principal Mercedes GP, Ross Brawn, mengaku tidak terkejut. Vettel disebutnya merupakan pembalap yang fantastis, dan dia didukung mobil yang sangat baik.

"Saya pikir mereka memiliki pengemudi yang fantastis dalam mobil yang fantastis juga, dan itu merupakan kombinasi yang tidak terkalahkan," sebut Brawn yang seperti dilansir Crash.

Menurut Brawn, tantatan bagi Vettel akan muncul saat dia berganti tim. Kontrak Vettel bersama Red Bull akan berakhir setahun lagi, dan diyakini pembalap 24 tahun itu punya peluang berganti kendaraan.

Dan ketika itu terjadi, maka babak baru perjalanan karir Vettel akan dimulai.

"Itu akan menjadi babak baru dari Sebastian Vettel ketika itu terjadi - dan itu benar-benar akan terjadi. Mungkin Vettel sendiri yang akan membuatnya terjadi, karena dia ingin pergi ke tim lain karena dia ingin tim itu lebih sukses."

"Dan tantangan untuk Sebastian will akan sama seperti yang dialami Michael (Schumacher), saat Anda sudah memenangi dua titel juara dunia maka selanjutnya apa? Apa tantangan terbaru? Apa motivasinya?" tuntas Brawn.

sumber : detiksport.com

Selasa, 11 Oktober 2011

Indonesia Dikalahkan Qatar 2-3

Jakarta - Kembali kekalahan diderita timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2014. Tunduk 2-3 atas Qatar, peluang 'Pasukan Garuda' untuk lolos ke putaran berikutnya hampir dipastikan tertutup.

Dalam laga Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (11/10/2011) malam WIB, Indonesia lebih dulu tertinggal saat Abdulaziz Al Sulaiti menjebol gawang Feri Rotinsulu di menit 13. Namun Cristian Gonzales mampu menyamakan kedudukan dengan golnya di menit 26.

Kesalahan yang dibuat Feri kembali membuat gawang Indonesia bobol di menit 31 melalui Khalfan Ibrahim. Empat menit berselang Indonesia kembali mampu menyamakan kedudukan melalui Gonzales yang melesakkan gol keduanya.

Adalah gol dari Muhammed Razarak di menit 58 yang membuat Indonesia harus menerima kekalahan dengan skor 2-3. Gol ketiga Qatar tersebut tercipta lewat serangan balik yang cepat, setelah Indonesia tampil sangat dominan di awal babak kedua.

Kekalahan ini membuat Indonesia masih belum mendapat poin dari tiga laga. Bambang Pamungkas cs sebelumnya kalah atas Iran (0-3) dan Bahrain (0-2). Pasukan Merah Putih pun terpuruk di posisi terbawah klasemen Grup E.

Hasil ini membuat Indonesia berada di ujung tanduk untuk bisa lolos ke fase berikutnya. Meski secara matematis masih terbuka perjuangan yang dilalui akan sangat berat karena Indonesia harus menjamu Iran serta bertandang ke Bahrain serta Qatar.

Sementara Qatar kini duduk di puncak klasemen dengan poin lima. Namun mereka berpeluang kembali turun karena dalam beberapa jam mendatang Iran dan Bahrain yang sama-sama punya poin 4 akan bertanding.